Puan Ingatkan Pentingnya Keadilan dan Persatuan pada HUT Ke-81 RI

Senin, 17 Agustus 2026 | 19:32:31 WIB
Ketua DPR RI Puan Maharani.

JAKARTA - Momen Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Ke-81 Republik Indonesia dimanfaatkan oleh Ketua DPR RI Puan Maharani untuk menyuarakan krusialnya penegakan hukum yang adil serta pentingnya merawat keutuhan bangsa.

Menurutnya, beban menjaga persatuan nasional berada di tangan segenap warga, khususnya bagi para pejabat pemerintahan. Oleh sebab itu, setiap aturan dan program yang dibuat pemerintah semestinya mampu memberikan perlindungan, mengupayakan kesejahteraan, serta mencerdaskan masyarakat.

"81 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia adalah tonggak untuk terus memperkuat persatuan, menjaga kedaulatan bangsa, menegakkan keadilan, dan menghadirkan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia," kata Puan saat menghadiri upacara peringatan Kemerdekaan Indonesia tahun 2026 di Istana Merdeka, Jakarta.

Ia menganggap slogan HUT ke-81 RI, yaitu "Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur", sepatutnya dijadikan pemacu untuk mendongkrak tolok ukur pencapaian pembangunan demi kemakmuran masyarakat. Langkah ini menuntut sinergi dari seluruh elemen masyarakat dan instansi negara.

"Ketika seluruh anak bangsa menjunjung tinggi semangat gotong royong, serta mengutamakan kepentingan bangsa di atas kepentingan golongan, maka pembangunan tidak hanya berjalan lebih efektif, akan tetapi juga mampu menghadirkan manfaat yang besar dan adil bagi seluruh rakyat Indonesia,” kata dia.

Selain itu, Puan mengimbau seluruh lapisan masyarakat agar senantiasa merawat keharmonisan di tengah keberagaman. Perbedaan yang ada, menurutnya, bukanlah ancaman bagi keutuhan, melainkan sebuah simfoni yang wajib disatukan oleh rasa kebersamaan sebagai warga negara.

“Dengan semangat bergotong royong, kami terus melangkah menuju Indonesia yang semakin maju, kuat, dan bermartabat,” kata dia.

Di sisi lain, Presiden RI Prabowo Subianto bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming sudah hadir di Istana Merdeka, Jakarta, pada hari Senin guna mengikuti Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia.

Saat menerima laporan dari Komandan Upacara, Presiden Prabowo terlihat memakai pakaian adat nasional berunsur warna biru pada atasan dan celana, yang dipadukan kain songket cokelat serta peci hitam.

Pada kesempatan yang sama, Wapres Gibran Rakabuming memilih untuk mengenakan busana adat khas Nusa Tenggara Timur bernuansa hitam.

Terkini