Bank Emas Nasional Kelola 153 Ton Emas dalam Setahun

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:58:32 WIB
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI Tahun 2026 [FOTO: NET].

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa institusi Bank Emas yang telah beroperasi selama kurun waktu setahun terakhir sejak diresmikan tahun lalu, kini sukses mengelola sebanyak 153 ton emas yang ditaksir memiliki nilai mencapai sekitar Rp360 triliun atau setara dengan kurang lebih 20 miliar dolar AS.

Bagi Presiden, kehadiran Bank Emas (bullion bank) berfungsi sebagai instrumen strategis bagi bangsa Indonesia guna kembali menguasai kekayaan emas nasional, khususnya yang diekstraksi dari berbagai tambang yang tersebar di pelosok penjuru negeri.

"Hari ini dengan adanya Bank Emas yang baru beroperasi 1 tahun, bank emas kami di Pegadaian dan di Bank Syariah Indonesia sudah mengelola 153 ton emas dengan nilai sekitar Rp360 triliun atau sekitar 20 miliar dolar Amerika Serikat. Kekayaan Indonesia harus memperkuat tabungan, pembiayaan, dan perekonomian Indonesia," kata Presiden Prabowo saat menyampaikan pidato kenegaraan dalam rangkaian acara Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen RI, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Layanan perdana perbankan emas nasional secara resmi diluncurkan oleh Presiden Prabowo pada Februari 2025 lalu. Berdasarkan data yang dihimpun Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian per Maret 2026, kinerja Lembaga Jasa Keuangan Bullion milik PT Pegadaian memperlihatkan tren pertumbuhan yang signifikan, di mana jumlah nasabah melonjak drastis dari 3,2 juta pada Februari 2025 menjadi 5,6 juta nasabah pada Februari 2026.

Dalam rentang periode yang serupa, angka total tabungan emas masyarakat pun mengalami kenaikan dari 10,5 ton menjadi 19,25 ton. Sementara itu, total volume pengelolaan emas pada Bank Syariah Indonesia (BSI)—yang mencakup layanan cicil, gadai, serta tabungan emas sebelum dimulainya Kegiatan Usaha Bullion pada Januari 2025—tercatat sebesar 16,85 ton dan meningkat menjadi 22,5 ton pada Februari 2026. Jumlah nasabah tabungan emas BSI juga tercatat bertambah dari 531.329 pada Desember 2025 menjadi 766.742 pada Februari 2026.

Penyampaian pidato kenegaraan oleh Presiden Prabowo dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI ini merupakan bagian tak terpisahkan dari rangkaian peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Agenda sidang tahunan tersebut dibuka dengan pidato pengantar dari Ketua MPR RI Ahmad Muzani, yang kemudian dilanjutkan oleh Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin, sebelum akhirnya masuk ke sesi Pidato Kenegaraan oleh Presiden Prabowo Subianto.

Sidang Tahunan MPR RI tahun ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Presiden Ke-7 RI Joko Widodo, Wakil Presiden Ke-10 dan Ke-12 RI Jusuf Kalla, Wakil Presiden Ke-11 RI Boediono, Wakil Presiden Ke-13 RI KH Ma'ruf Amin, serta Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Selain itu, hadir pula jajaran menteri Kabinet Merah Putih, para pimpinan lembaga negara, Jaksa Agung ST Burhanuddin, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, beserta sejumlah pimpinan partai politik.

Terkini