Pemerintah Tambah 3.400 Kursi Undangan HUT ke-81 RI di Istana

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:59:32 WIB
Upacara bendera di Istana Merdeka [FOTO: NET].

JAKARTA - Minat publik untuk mengikuti secara langsung perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka mengalami lonjakan drastis. Pemerintah mencatat sebanyak lebih dari 336.000 pendaftar selama lima hari masa pendaftaran dibuka.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengemukakan bahwa angka tersebut jauh melampaui daya tampung awal yang disediakan oleh pemerintah. Dari kuota semula sekitar 5.500 orang, pemerintah memastikan adanya tambahan sebanyak 3.400 kursi.

“Selama lima hari masa pendaftaran itu totalnya kurang lebih di atas 336.000 pendaftar,” kata Prasetyo saat memberikan keterangan pers di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (11/8/2026).

Berdasarkan keterangannya, penambahan kapasitas tersebut nantinya bakal dialokasikan untuk sesi upacara pagi serta sore hari. Pemerintah pun turut mengkaji penyediaan tenda atau fasilitas yang lebih layak di luar pagar Istana bagi warga yang belum beruntung mendapatkan undangan.

“Tadi kami cek lapangan mungkin supaya menontonnya juga lebih enak, kami akan coba siapkan tempat yang lebih representatif,” tuturnya.

Persiapan teknis upacara HUT ke-81 RI kini memasuki tahap latihan bersama setelah sebelumnya tim upacara dan Paskibraka berlatih secara terpisah.

“Kita sudah mulai untuk persiapan, gladi-gladi meskipun masih parsial, masih terpisah-pisah. Jadi tim upacara berlatih sendiri, Paskibraka berlatih sendiri, kemudian hari ini sudah mulai kita latihan bersama di Istana,” jelasnya.

Mulai Rabu (12/8/2026), pihak penyelenggara akan mulai memasuki tahapan gladi kotor guna menjalankan evaluasi serta pembenahan secara menyeluruh.

“Mulai besok akan ada gladi kotor. Nah nanti di situ baru mulai kita akan lebih dalam lagi untuk mungkin melakukan perbaikan-perbaikan,” ujarnya.

Di samping itu, pemerintah juga mulai mendistribusikan surat undangan resmi kepada presiden serta wakil presiden, termasuk para mantan presiden dan mantan wakil presiden beserta keluarga, guna menghadiri detik-detik Proklamasi.

“Mulai hari ini kami dari panitia menugaskan beberapa pejabat-pejabat pemerintah untuk mengantar undangan secara resmi kepada seluruh presiden, wakil presiden, maupun keluarga presiden maupun keluarga wakil presiden,” ungkapnya.

Prasetyo menjamin bahwa perayaan HUT ke-81 RI tahun ini bakal menghadirkan sejumlah kebaruan, meski ia belum mau merinci bentuk kejutan yang telah dirancang.

“Ya, pasti ada perbedaan. Kalau masalah kejutannya, ya ditunggu nanti. Namanya juga kejutan,” ujarnya.

Seiring berjalannya persiapan perayaan kemerdekaan, pemerintah juga bersiap menerapkan rekayasa lalu lintas berupa penutupan maupun pengalihan arus di beberapa ruas jalan sekitar Istana, mencakup Jalan Veteran serta Jalan Merdeka Utara.

“Kami mohon maaf kepada seluruh pengguna jalan, kepada seluruh masyarakat,” katanya.

Puncak perayaan HUT ke-81 RI dijadwalkan berlangsung pada 17 Agustus 2026. Saat ini, panitia masih terus mematangkan penataan tamu undangan, latihan petugas upacara serta Paskibraka, hingga penyediaan fasilitas bagi masyarakat yang berniat menyaksikan kemeriahan dari sekitar kawasan Istana.

Terkini