Baznas Bina Bengkel Mustahik di Bogor hingga Tembus Omzet Rp10 Juta

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:39:02 WIB
Ilustrasi bengkel motor rumahan [Foto: ANTARA FOTO/RAHMAD]

JAKARTA - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI sukses memperkokoh perekonomian mustahik di Kota Bogor, usai unit usaha bengkel yang berada di bawah pembinaan Baznas memperlihatkan kemajuan pesat dengan mencatatkan angka omzet usaha senilai Rp7 juta hingga Rp10 juta per bulannya.

Peningkatan omzet bulanan tersebut mengemuka dalam agenda pemantauan rutin tim pendamping Baznas, yang menyalurkan edukasi literasi keuangan supaya hasil pendapatan usaha disisihkan secara terarah demi memperbesar modal jangka panjang pada program pembinaan kewirausahaan berbasis bengkel Z-Auto.

Penerima manfaat Program Z-Auto, Angga dalam keterangan di Jakarta, Rabu (5/8/2026) menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada Baznas yang telah membimbingnya mengembangkan usaha hingga mampu meraup omzet bulanan sebesar Rp7 juta sampai Rp10 juta.

"Saya sangat berterima kasih kepada Baznas atas bantuan modal dan pendampingan finansial yang diberikan sehingga bengkel saya kini bisa berkembang pesat dan menghasilkan omzet Rp7 hingga Rp10 juta setiap bulannya," katanya.

Sementara, Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, Idy Muzayyad menyebut raihan omzet tinggi tersebut disokong oleh disiplin sang pemilik yang menyisihkan sebagian pendapatannya ke dalam enam kelompok arisan berbeda sebagai jaring pengaman keuangan usaha.

"Inovasi manajemen keuangan yang disiplin dari pemilik bengkel ini membuktikan bahwa edukasi literasi finansial Baznas mampu mengubah pola pikir pelaku usaha hingga berhasil melipatgandakan omzet secara berkelanjutan," ucap dia.

Idy mengatakan pencapaian omzet bengkel Z-Auto ini diproyeksikan menjadi cetak biru nyata bagi program penguatan UMKM berbasis dana zakat di berbagai daerah guna mewujudkan ketahanan finansial masyarakat secara mandiri.

"Kami berharap keberhasilan pengelolaan bisnis Z-Auto di Bogor yang mampu mencetak omzet tinggi ini dapat menjadi percontohan konkret bagi program pemberdayaan UMKM berbasis zakat lainnya di seluruh Indonesia," ujar Idy Muzayyad.

Terkini