BMKG: Cuaca Kota Besar Umumnya Cerah Berawan hingga Berawan

Selasa, 04 Agustus 2026 | 18:25:31 WIB
Ilustrasi/Cuaca terlihat cerah berawan. [Foto: ANTARA/Akhyar]

JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi kondisi cuaca pada kota-kota besar di Indonesia secara umum cerah berawan sampai berawan pada Selasa (4/8/2026).

Prakirawan BMKG Sastia Fristia dalam siaran yang dipantau dari Jakarta, Selasa, menyebutkan kondisi cerah berawan hingga berawan tebal diproyeksikan mendominasi cuaca di Banda Aceh, Pekanbaru, Padang, Jambi, Pangkal Pinang, Palembang, Bengkulu, Jakarta.

Selanjutnya, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Pontianak, Palangkaraya, Banjarmasin, Samarinda, Denpasar, Kupang, Makassar, Kendari, Palu, Gorontalo, Manado, Ternate, Sorong, Jayapura, dan Merauke.

“Sementara itu, hujan ringan diprakirakan terjadi di Medan, Tanjung Pinang, Serang, Bandung, Tanjung Selor, Mamuju, Ambon, dan Manokwari,” kata Sastia.

BMKG turut mengimbau udara kabur berpotensi melanda Bandar Lampung dan Mataram, sementara kabut diprediksi menyelimuti Nabire dan Jayawijaya.

Di samping itu, BMKG memantau pergerakan Bibit Siklon Tropis 94W di kawasan Laut Filipina bagian utara yang diproyeksikan bakal melemah dalam kurun beberapa hari mendatang.

Dalam kurun waktu 24 jam ke depan, sistem tersebut diperkirakan mempunyai kecepatan angin maksimum mencapai 20-25 knot atau setara 37-46 kilometer per jam dengan tingkat tekanan minimum 1.008 hektopaskal serta bergerak menuju arah barat laut hingga utara.

Bukan cuma itu, sirkulasi siklonik yang teramati di Samudera Hindia sebelah barat Bengkulu memicu lahirnya zona konvergensi dan konfluensi yang mampu mempercepat pertumbuhan awan hujan pada wilayah sekitarnya.

Mengutip laporan BMKG, perpaduan dinamika atmosfer itu berpeluang mendatangkan hujan dengan intensitas sedang sampai lebat pada beberapa kawasan.

Pihak BMKG meminta warga pada area yang berpotensi terdampak agar senantiasa siaga mengantisipasi perkembangan cuaca dan memperbarui rincian informasi lewat saluran resmi BMKG.

Terkini