Menbud Fadli Zon Ajak Seniman Jambi Manfaatkan Dana Abadi

Sabtu, 01 Agustus 2026 | 14:59:31 WIB
Menbud Dorong Komunitas Seni Jambi Manfaatkan Dana Abadi [FOTO: NET].

JAKARTA - Menteri Kebudayaan (Menbud) RI Fadli Zon mengajak berbagai komunitas seni dan budaya di Jambi untuk memaksimalkan penggunaan Dana Indonesia Raya guna menjaga kelestarian ekosistem kebudayaan.

Fasilitas finansial tersebut diperuntukkan bagi kelompok budaya hingga sanggar seni di seluruh wilayah Nusantara agar dapat memperluas ruang berekspresi sekaligus menggerakkan sektor ekonomi berbasis kebudayaan.

"Para komunitas, seniman, dan budayawan silahkan memanfaatkan Dana Indonesia Raya. Kami berharap kegiatan-kegiatan semacam ini terus hadir untuk menghidupkan warisan budaya kami," kata dia saat membuka kegiatan Pusparagam Negeriku di Taman Budaya Jambi, Jumat, (31/7/2026) malam.

Menbud menjamin bahwa distribusi dana ini dijalankan secara transparan, akuntabel, serta inklusif. Agar alokasinya tepat sasaran, mekanisme pengajuan tetap memprioritaskan aspek kompetisi dan tingkat urgensi dari para pekerja seni.

Pada tahun 2026, pemerintah menyiapkan alokasi Dana Indonesia Raya senilai Rp500 miliar yang ditujukan bagi ribuan penerima, mencakup kategori perseorangan, komunitas, hingga lembaga budaya.

Inisiatif ini terlaksana berkat kolaborasi dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang berada di bawah koordinasi Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Penyalurannya pun menerapkan sistem yang ketat demi menghindari potensi kecurangan, penyelewengan, serta menjamin tercapainya efisiensi anggaran.

Tahun ini, tersedia 11 kategori pemanfaatan dana yang mencakup dukungan interaksi budaya hingga bantuan kelembagaan bagi organisasi kebudayaan.

Pilihan kategori lainnya meliputi pendayagunaan ruang publik, pendokumentasian karya atau pengetahuan maestro serta objek pemajuan kebudayaan yang terancam punah, hingga penciptaan karya kreatif yang inovatif.

Program ini turut mencakup dana pendamping untuk distribusi karya ke kancah internasional, pengkajian objek pemajuan kebudayaan dan cagar budaya, perfilman Indonesia, program kewirausahaan budaya, restorasi artefak, hingga pelestarian warisan budaya berkelanjutan.

Sebelumnya, Kepala Balai Pelestarian (BP) Kebudayaan Jambi, Yanto HM Manurung menyampaikan bahwa tingkat antusiasme para pegiat budaya di daerah tersebut sangat membanggakan.

Dari total 3.557 penerima bantuan di tingkat nasional, Provinsi Jambi sukses meloloskan sebanyak 85 penerima manfaat.

Ia menaruh harapan besar agar kucuran dana stimulasi pemerintah ini mampu memotivasi para seniman di Jambi untuk terus berkarya dan berinovasi tanpa melupakan akar tradisi lokal.

Melalui kolaborasi erat antara pemerintah dan para pelaku seni, kekayaan budaya Jambi diyakini bisa terus terjaga kelestariannya serta semakin dikenal luas baik di dalam maupun luar negeri.

"Dana tersebut ditujukan untuk mendukung pemajuan kebudayaan, baik bagi perorangan, kelompok, komunitas, maupun lembaga," ucapnya.

Terkini