Bappenas Ungkap Filosofi Nature, Culture, Future Gaet Investor

Rabu, 29 Juli 2026 | 20:31:31 WIB
Filosofi Nature, Culture, Future Jadi Strategi Tarik Investasi Asing [FOTO: NET].

JAKARTA - Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) memandang bahwa unsur alam (nature), kebudayaan (culture), serta masa depan (future) merupakan landasan filosofis yang diusung oleh Indonesia guna memikat penanaman modal asing.

“Nature, culture, future. Itulah Indonesia. Kalau diplomasi diawali dengan nature, culture, future, pasti kami menang. Investasi dimulai dari situ, pasti kami menang,” kata Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy dalam peluncuran buku “Dampak Paviliun Indonesia dalam World Expo di Osaka Jepang 2025” di Jakarta, Rabu.

Lebih lanjut, Rachmat mengungkapkan bahwa Indonesia secara optimal memanfaatkan berbagai ajang internasional, salah satunya perhelatan World Expo 2025 di Osaka, Jepang, sebagai momentum strategis untuk menjaring modal global.

“Ini bukan panggung diplomasi saja, tetapi juga panggung investasi. Kami mendapat kesempatan untuk mendaftarkan investasi sampai 28 miliar dolar AS,” ujar dia.

Secara khusus mengenai kehadiran Paviliun Indonesia di Osaka pada tahun lalu, Rachmat menyatakan bahwa sarana tersebut difungsikan sebagai etalase untuk mempertontonkan beragam daya tarik ekonomi, warisan budaya, serta aneka inovasi di hadapan publik internasional.

Keikutsertaan Indonesia dalam World Expo 2025 tersebut, imbuhnya, menjelma sebagai titik tolak strategis guna mengenalkan haluan pembangunan nasional, menawarkan peluang investasi yang melimpah, sekaligus mengokohkan kedudukan Indonesia di kancah global.

Rachmat turut menambahkan bahwa jumlah pengunjung yang mendatangi Paviliun Indonesia selama pergelaran World Expo 2025 Osaka sukses menyentuh angka 3,58 juta jiwa, di mana capaian tersebut berhasil melampaui target awal yang dipatok pada angka 2,8 juta pengunjung.

“Jadi ini contoh bahwa pekerjaan bersama dengan filosofi bagus, pelaksanaan bagus, akan menghasilkan hasil yang bagus,” ujar Menteri PPN.

Di sisi lain, Penanggung Jawab Pelaksanaan Paviliun Indonesia World Expo 2025 Osaka, Leonardo A.A. Teguh Sambodo menyebutkan bahwa pameran akbar itu sukses menelurkan potensi kemitraan serta investasi dengan kisaran nilai menyentuh 28,9 miliar dolar AS, di mana sektor industri hijau dan program hilirisasi menyumbang komitmen sebesar 22,3 miliar dolar.

Di samping itu, ia memaparkan bahwa sebanyak 76 nota kesepahaman kerja sama strategis telah berhasil diteken melalui fasilitas Paviliun Indonesia di Osaka, serta terselenggaranya 104 sesi forum bisnis yang konsisten mengusung isu sektor hijau selama kurun waktu enam bulan pameran berlangsung.

“Sinyal investasi yang terbentuk ini berpotensi memberikan kontribusi pada pertumbuhan PDB jangka menengah sebesar 4,59 dolar AS hingga 7,05 miliar dolar AS,” kata Leonardo.

Terkini