Resep 5 Masker Wajah Alami dari Bahan Dapur untuk Perawatan Kulit

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:33:02 WIB
5 Masker Wajah Alami dari Bahan Dapur Rekomendasi Para Ahli [FOTO: NET].

JAKARTA - Masker wajah telah menjelma menjadi salah satu rangkaian perawatan kulit yang digemari banyak orang untuk digunakan secara rutin sehari-hari, mengingat khasiatnya yang sanggup memberikan nutrisi ekstra bagi permukaan kulit. 

Ragam manfaat ekstra tersebut mencakup dukungan terhadap siklus eksfoliasi, memberikan efek menenangkan pada kulit, hingga membantu memudarkan flek atau noda hitam, yang tentunya disesuaikan dengan jenis bahan dasar yang dipakai.

Di samping dapat diperoleh secara instan dengan membelinya di pelbagai gerai kosmetik maupun pusat perawatan kulit, masker wajah pun bisa diracik secara mandiri di rumah dengan memanfaatkan bahan-bahan yang tersedia di area dapur.

Baca juga: Perlukah Pakai Masker Kolagen dalam Rutinitas Skincare?

1. Masker dari kayu manis dan madu untuk membantu eksfoliasi Seorang ahli estetika bernama Cynthia Rivas yang dikutip melalui laman Ipsy memaparkan bahwa bubuk kayu manis mempunyai kandungan sifat antiinflamasi serta berfungsi ganda sebagai agen eksfoliator sekaligus antimikroba alami. 

Di samping itu, rempah pala berperan aktif dalam meredakan peradangan, bubuk kakao yang kaya akan nutrisi antioksidan membantu proses peremajaan kulit, sementara madu diandalkan dalam mengunci tingkat kelembapan sekaligus menghaluskan tekstur kulit.

Dengan demikian, perpaduan antara bubuk kayu manis, pala, bubuk kakao, serta madu dapat dijadikan alternatif terbaik guna mengangkat sel-sel kulit mati secara lembut. Tahapannya, masukkan terlebih dahulu 1 sendok teh kayu manis, 1 sendok teh pala, 1 sendok teh bubuk kakao, serta 2 sendok teh madu ke dalam sebuah wadah mangkuk.

Baca juga: Kombinasi Masker dan Hair Oil untuk Merawat Rambut Kering

Selanjutnya, aduk pelan-pelan seluruh bahan kering yang telah disatukan di dalam mangkuk tersebut. Sesudahnya, tuangkan madu dan aduk rata hingga seluruh komponen menyatu sempurna. 

Apabila adonan bahan telah tercampur merata, oleskan masker tersebut ke seluruh permukaan wajah sambil digosok atau dieksfoliasi secara lembut selama kurang lebih 20 detik. Racikan masker ini cukup dibiarkan meresap selama kisaran 10 menit sebelum akhirnya dibilas menggunakan air bersuhu ruangan sembari memijat wajah secara perlahan.

2. Masker dari oatmeal untuk kulit yang mudah kemerahan Bagi para pemilik tipe kulit sensitif, kehati-hatian ekstra wajib dikedepankan kala menyeleksi bahan-bahan alami yang hendak diaplikasikan sebagai masker guna menghindari timbulnya reaksi alergi maupun iritasi yang tidak diinginkan pada kulit. 

Di luar fungsinya sebagai menu hidangan sarapan pagi, gandum atau oatmeal ternyata sangat potensial diolah menjadi bahan alami untuk meracik masker wajah.

Baca juga: Cara Membuat Masker Putih Telur, Bantu Kencangkan Kulit

Faktor utamanya karena oatmeal mengantongi kandungan senyawa antioksidan jenis avenanthramides yang telah terbukti handal dalam meredakan kemerahan serta menenangkan kondisi kulit yang terasa gatal atau meradang. 

Tata cara pembuatannya pun terbilang sangat praktis. Oatmeal perlu dimasak secara instan terlebih dahulu tanpa tambahan pemanis gula dengan merujuk pada petunjuk penyajian yang tertera di kemasan produk, lalu biarkan bubur oatmeal tersebut hingga bersuhu dingin. Setelah itu, balurkan secara merata ke kulit wajah selama kisaran 10 hingga 15 menit sebelum dibilas bersih menggunakan air dingin.

3. Masker dari pepaya atau kunyit untuk membantu menyamarkan noda hitam Masalah hiperpigmentasi berupa bekas jerawat kerap kali menjadi persoalan kulit yang membandel dan menuntut durasi waktu yang tidak sebentar agar bisa memudar secara tuntas. Guna menanggulangi kendala ini, penggunaan masker berbahan dasar buah pepaya dapat diandalkan.

Berdasarkan rujukan dari Ipsy, buah pepaya memuat kandungan senyawa alpha hydroxy acid (AHA) alami serta enzim papain yang bekerja secara aktif sebagai eksfoliator ringan sehingga efektif mengangkat tumpukan sel kulit mati.

Metode peracikannya pun amat mudah, cukup sediakan setengah cangkir buah pepaya yang telah dilumatkan halus bersama 2 sendok teh madu. Kemudian, campurkan dan aduk rata kedua bahan tersebut di dalam mangkuk berukuran kecil.

Baca juga: 4 Cara Merawat Rambut ala Enzy Storia, Sering Pakai Masker Rambut

Apabila adonan telah tercampur sempurna, sapukan masker secara tipis merata ke seluruh bidang wajah. Biarkan meresap selama kurun waktu 15 sampai 20 menit sebelum dibilas menggunakan air hangat kuku. Selepas tahapan bermasker ini, Anda leluasa melanjutkan rangkaian ritual perawatan wajah harian yang biasa dipakai, semisal mengoleskan pelembap wajah.

Di samping pepaya, pimpinan sekaligus salah satu founder Modern Dermatology, dr. Deanne Mraz Robinson, turut menganjurkan penggunaan kombinasi rempah kunyit dan perasan air lemon.

"Keduanya merupakan bahan yang sangat baik untuk membantu mencerahkan noda hitam," ujar dr. Deanne kepada Ipsy.

Beliau menyarankan agar ditambahkan sedikit madu guna memekatkan tekstur adonan masker sekaligus memberikan tambahan khasiat antimikroba. Varian yogurt tawar pun bisa dimanfaatkan sebagai substitusi pengganti air guna mendatangkan efek eksfoliasi lanjutan berkat kandungan zat asam laktat di dalamnya.

Baca juga: Masker Alami dari Pisang: Khasiat, Cara Membuat, dan Tips Aman

4. Masker dari matcha dan gel lidah buaya untuk menenangkan kulit Formula masker varian keempat ini sangat fleksibel serta aman diaplikasikan untuk hampir seluruh jenis kulit. Seorang ahli estetika bernama Leah Avigdori, merekomendasikan racikan perpaduan antara serbuk teh hijau matcha dan gel lidah buaya murni yang sangat selaras bagi berbagai macam tipe kulit.

"Kombinasi bubuk matcha dan gel lidah buaya murni memberikan efek menenangkan dan membantu memulihkan kulit," jelas Leah dilansir dari Ipsy.

Cara meramaciknya sangat simpel, cukup campurkan 1 sendok teh bubuk matcha bersama setengah sendok teh gel lidah buaya murni ke dalam wadah mangkuk mini. Sesudahnya, balurkan ke permukaan kulit wajah dan diamkan selama 15 sampai 20 menit. Di akhir tahapan, bilas bersih menggunakan air hangat kuku.

Meskipun mengandalkan bahan-bahan murni dari alam, rangkaian masker buatan sendiri (do it yourself atau DIY) ini tetap memerlukan uji coba secara bertahap, khususnya bagi pemilik kulit berkarakter sensitif. 

Apabila sekonyong-konyong muncul sensasi perih, rasa gatal, ataupun tanda-tanda iritasi seusai pengaplikasian, segeralah bilas bersih wajah dan hentikan pemakaian produk tersebut. Sebagai langkah antisipasi, lakukanlah pengujian kecil (patch test) terlebih dahulu pada secuil area kulit sebelum memutuskan mengoleskannya secara menyeluruh ke seluruh bagian wajah.

Terkini