Target Swasembada Gula RI 2 Tahun: Strategi dan Langkah Pemerintah

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:04:02 WIB
Mentan Targetkan RI Swasembada Gula dalam 2 Tahun, Begini Caranya [FOTO: NET].

JAKARTA - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memegang keyakinan penuh bahwa Republik Indonesia sanggup mewujudkan target swasembada komoditas gula dalam kurun waktu dua tahun atau paling lambat pada tahun 2028 mendatang. Ia menegaskan bahwa gerak cepat pencapaian swasembada gula ini merupakan instruksi langsung yang diberikan oleh Presiden Prabowo Subianto. 

Oleh karenanya, pihak pemerintah lantas mengagendakan program peremajaan tanaman tebu tua atau bongkar ratoon secara besar-besaran terhadap lahan-lahan yang tingkat produktivitasnya sudah menurun.

"Perintah Bapak Presiden, swasembada gula putih paling lambat dua tahun harus tercapai. Insya Allah kami akan melakukan bongkar ratoon secara besar-besaran. Tanaman ratoon berumur 12 tahun, 7 tahun hingga 15 tahun akan kami bongkar dan diremajakan. Target kami sekitar 100.000 hektare setiap tahun. Kalau memungkinkan, dua tahun seluruh program ini dapat selesai. Anggaran sudah kami siapkan atas persetujuan Bapak Presiden," ," kata Amran di Surabaya, Rabu (22/7/2026).

Berdasarkan pandangannya, akselerasi peremajaan tanaman tebu menjadi kunci utama guna mengerek tingkat efisiensi produktivitas tebu nasional, sehingga pada gilirannya mampu menggenjot kuota produksi gula domestik sekaligus memangkas angka ketergantungan pasokan dari produk impor.

Sementara itu, Direktur Utama PT Sinergi Gula Nusantara, Mahmudi, menambahkan bahwa pihaknya menyatakan kesiapan penuh dalam mengeksekusi instruksi pemerintah dengan jalan mempererat sinergi bersama para pelaku pabrik gula swasta serta memperkuat dukungan riil bagi para petani tebu.

"Intinya kami harus melakukan percepatan swasembada gula. Arahan Bapak Menteri menjadi semangat bagi PT SGN bersama pabrik gula swasta untuk bergerak bersama-sama, terutama dengan memberikan perhatian lebih kepada petani," ujarnya.

Lebih lanjut, ia menerangkan bahwa wujud nyata sokongan kepada para petani tebu mencakup fasilitas program bantuan bongkar ratoon, pengadaan traktor, serta pelbagai bentuk dukungan teknis budidaya perkebunan lainnya.

"Kami optimistis target swasembada gula dalam dua tahun dapat diwujudkan," ujar Mahmudi.

Menurut pemaparannya, keberhasilan dari program percepatan kemandirian gula ini tidak semata-mata bertumpu pada ekspansi kapasitas pabrik pengolahan saja, melainkan juga ditentukan oleh sejauh mana keberhasilan dalam mendongkrak tingkat produktivitas para petani di tingkat akar rumput.

Oleh karena itu, ia menegaskan bahwa pihak PT SGN akan terus konsisten memperluas jangkauan pendampingan teknis, penerapan mekanisasi modern, serta program peremajaan tanaman sebagai bagian integral dari ikhtiar bersama dalam mewujudkan kedaulatan pangan gula nasional sesuai target yang dicanangkan pemerintah.

Terkini