Apa Itu Universitas Republik Indonesia Bentukan Presiden Prabowo?

Kamis, 23 Juli 2026 | 20:42:32 WIB
Mengenal Universitas Republik Indonesia yang Dibentuk Prabowo [FOTO: NET].

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto mendirikan Universitas Republik Indonesia atau URI sebagai institusi pendidikan sekaligus pusat penggemblengan calon pemimpin nasional, baik bagi sektor pemerintahan maupun badan usaha milik negara (BUMN). 

Seirama dengan langkah tersebut, Prabowo turut melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur URI di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu (22/7/2026).

Donny memaparkan bahwa ke depannya, URI bakal menyatukan sistem pendidikan yang dimulai dari Sekolah Unggulan Garuda, jenjang perguruan tinggi, hingga Lembaga Administrasi Negara atau LAN yang kelak turut diperkuat guna membina para pegawai BUMN.

"Bapak Presiden ini sangat concern dengan sumber daya manusia, terutama untuk pemimpin Indonesia di masa depan. Presiden menginginkan adanya pendidikan-pendidikan baik di tingkat SD, SMP, SMA, perguruan tinggi, dan juga di pemerintahan," kata Donny.

URI pun disebut-sebut mendapat inspirasi dari institusi pendidikan kepemimpinan asal Prancis, yakni INSP yang dahulunya dikenal dengan nama ENA.

Donny membeberkan bahwa kerangka kerja baru tersebut bakal merangkum tiga pilar utama, yakni Sekolah Unggulan Garuda, Universitas Republik Indonesia, serta Lembaga Administrasi Negara (LAN). Pemerintah sendiri berniat membangun sebanyak 10 URI di seluruh wilayah Indonesia, sementara area kampusnya bakal dipersiapkan di atas lahan eks perkebunan kelapa sawit yang terletak di Bogor, Jawa Barat.

"Saat ini ada Sekolah Unggulan Garuda, baik yang baru maupun yang merupakan hasil transformasi. Kemudian Presiden juga akan mendirikan 10 Universitas Republik Indonesia. Berikutnya adalah mengintegrasikan Lembaga Administrasi Negara," katanya.

Beliau menuturkan bahwa seluruh badan tersebut nantinya bakal berada di bawah kendali koordinasi Gubernur URI atau Badan Pengelola Pendidikan Kebangsaan (BPPK). Di bawah naungan BPPK ini kelak dibentuk tiga lembaga, mencakup Badan Pengelola Sekolah Unggulan, Badan Pengelola Perguruan Tinggi, serta Lembaga Administrasi Negara yang fungsi operasionalnya diperluas.

"Nanti di bawah Gubernur URI atau juga dinamakan Badan Pengelola Pendidikan Kebangsaan, akan ada tiga institusi, yaitu Badan Pengelola Sekolah Unggulan, Badan Pengelola Perguruan Tinggi, dan Lembaga Administrasi Negara," ujarnya.

Donny menyampaikan bahwa salah satu perombakan krusial ialah perluasan mandat LAN yang selama ini berpusat pada pembinaan aparatur sipil negara (ASN). Ke depan, ungkapnya, LAN juga memegang tanggung jawab dalam mempersiapkan sumber daya manusia bagi korporasi pelat merah atau BUMN.

"Kalau selama ini melaksanakan khususnya pembinaan untuk ASN, nantinya akan kami tambahkan juga untuk BUMN. Jadi penyiapan karyawan untuk BUMN juga akan dilaksanakan di Lembaga Administrasi Negara," katanya.

Terkini