Pos Indonesia Rombak Direksi, M Iskandar Kunaefi Jadi Dirut Baru

Senin, 20 Juli 2026 | 22:38:32 WIB
M Iskandar Kunaefi Resmi Menjadi Direktur Utama Baru Pos Indonesia [FOTO: NET].

JAKARTA - PT Pos Indonesia (Persero) melakukan perombakan pada jajaran direksinya. M Iskandar Kunaefi telah ditunjuk sebagai Direktur Utama (Dirut) yang baru, menggantikan posisi yang sebelumnya diisi oleh Daud Joseph. Keputusan tersebut ditetapkan oleh para pemegang saham, yakni Badan Pengaturan (BP) BUMN dan Danantara Indonesia.

Berdasarkan Keterbukaan Informasi BEI pada Senin (20/7/2026), perusahaan secara resmi mengukuhkan pemberhentian Daud Joseph karena yang bersangkutan telah mengundurkan diri dari jabatan Dirut Pos Indonesia pada 2 Juli 2026.

“Mengangkat M Iskandar Kunaefi sebagai Direktur Utama,” bunyi pengumuman perusahaan.

Selain pergantian pimpinan tertinggi, pihak pemegang saham juga melakukan perubahan nomenklatur dengan memecah jabatan Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko menjadi dua posisi terpisah, yaitu Direktur Keuangan dan Direktur Manajemen Risiko.

Rosmanidar Zulkifli kini menjabat sebagai Direktur Manajemen Risiko. Sementara itu, Fathul Anwar beralih posisi menjadi Direktur Keuangan, dari jabatan sebelumnya sebagai Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko.

Perubahan tersebut tertuang dalam Keputusan Para Pemegang Saham Perusahaan Perseroan (Persero) PT Pos Indonesia Nomor 343 Tahun 2026 dan Nomor SK.120/DI-DAM/DO/2026 mengenai pemberhentian, perubahan nomenklatur jabatan, pengalihan tugas, serta pengangkatan anggota direksi. 

Dokumen tersebut ditandatangani oleh Kepala BP BUMN Dony Oskaria dan Direktur PT Danantara Asset Management Riko Banardi pada 15 Juli 2026.

“Masa jabatan anggota-anggota direksi yang diangkat, paling lama sampai dengan penutupan RUPS Tahunan ke-5 sejak ditetapkannya keputusan ini, tanpa mengurangi hak RUPS untuk memberhentikan sewaktu-waktu,” bunyi putusan tersebut.

Terkini