Wamen PPPA Dorong Suara Anak Masuk dalam Perumusan Kebijakan

Jumat, 17 Juli 2026 | 18:45:01 WIB
Wamen Veronica: Suara Anak Jadi Dasar Utama Penyusunan Kebijakan [FOTO: NET].

JAKARTA - Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Veronica Tan menekankan urgensi menjadikan aspirasi anak sebagai landasan dalam merumuskan kebijakan serta program perlindungan anak.

"Hari ini kami ingin mendengar langsung aspirasi anak-anak. Tidak boleh ada satu pun anak yang tertinggal karena setiap anak berhak merasakan manfaat pembangunan," kata dia saat berdialog dengan perwakilan anak dalam kegiatan Jelajah SAPA di Rusunawa Cakung Barat, Kota Jakarta Timur, Jumat.

Ia mengimbau anak-anak agar membangun perilaku santun saat berkomunikasi dengan orang tua dengan tidak menggunakan nada bicara tinggi. Dalam kesempatan tersebut, anak-anak yang hadir diajak berinteraksi, berbagi cerita mengenai aktivitas harian, menceritakan cita-cita masa depan, serta menyampaikan harapan mereka kepada pemerintah.

Jelajah SAPA sendiri merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 tahun 2026.

Menurutnya, kegiatan ini menjadi wadah bagi anak untuk menyuarakan pendapat secara langsung sekaligus kesempatan bagi pemerintah untuk memantau kondisi layanan perlindungan anak di lapangan, memperkuat koordinasi, serta mempererat kerja sama dengan pemerintah daerah maupun pihak terkait.

Ia mengajak seluruh elemen untuk meningkatkan kolaborasi melalui implementasi Gerakan Nasional Ruang Aman Nyaman Anak (Gernas RANA) guna mendorong sinergi pemerintah, masyarakat, dunia usaha, media, keluarga, dan berbagai pemangku kepentingan demi mewujudkan lingkungan yang aman, nyaman, ramah, dan inklusif bagi anak.

"Saya mengajak seluruh pihak untuk terus menghadirkan lingkungan bebas dari segala bentuk kekerasan, eksploitasi, diskriminasi maupun penelantaran. Mari kami pastikan setiap anak memperoleh kesempatan yang sama untuk tumbuh, belajar, bermain, dan meraih cita-citanya. Perlindungan anak bukan tugas pemerintah semata, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat," kata dia.

Pada 23 Juli mendatang, perayaan Hari Anak Nasional 2026 akan dilaksanakan secara terdesentralisasi agar dapat menjangkau anak-anak di berbagai wilayah Indonesia secara lebih dekat.

Terkini