PGN Optimalkan Stranded Gas Lapangan Sengeti, Mengalir pada 2028

Senin, 22 Juni 2026 | 22:24:32 WIB
PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN).

JAKARTA — PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) selaku Subholding Gas Pertamina berkomitmen menjaga ketahanan energi nasional dengan memanfaatkan potensi stranded gas (gas yang belum tergarap optimal) dari Lapangan Sengeti. 

Langkah ini dilakukan melalui integrasi infrastruktur distribusi untuk mengolah potensi gas sebesar 5 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD).

Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, menjelaskan bahwa pemanfaatan stranded gas merupakan strategi penting dalam menghadapi tantangan ketersediaan pasokan domestik. 

"Pemanfaatan stranded gas adalah salah satu strategi PGN dalam upaya menyediakan pasokan gas bumi bagi seluruh pelanggan domestik di tengah tantangan," ujar Fajriyah, Senin (22/6/2026).

Pasokan gas dari Lapangan Sengeti ini ditargetkan mulai mengalir paling cepat pada kuartal IV-2028. PGN memprioritaskan tambahan pasokan ini untuk memenuhi kebutuhan sektor industri dan pembangkit listrik, sekaligus memberikan kontribusi bagi penerimaan negara. 

Selain itu, PGN memastikan kesiapan infrastruktur dan aspek komersial guna memberikan nilai tambah, termasuk pengembangan bisnis gas processing.

Optimasi Lapangan Sengeti diharapkan dapat memberikan efek domino positif, khususnya dalam mendukung target pemerintah untuk meningkatkan angka lifting gas bumi nasional. 

Ke depannya, PGN terus berupaya mendapatkan multisource gas bumi dengan tetap mengoptimalkan sumber daya domestik demi menjaga keandalan pasokan energi bagi masyarakat dan pelaku industri.

Terkini