Keaktifan Peserta JKN di Tanjungpinang Capai 82 Persen

Jumat, 19 Juni 2026 | 19:36:31 WIB
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

BATAM - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan mencatat tingkat keaktifan peserta program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri), telah mencapai 82 persen pada 2026, melampaui target nasional sebesar 80 persen. 

Asisten Deputi Bidang SDM, Umum dan Komunikasi Kedeputian Wilayah II BPJS Kesehatan, Jenal M. Sambas, mengatakan di Batam, Kamis, bahwa capaian tersebut menunjukkan tingkat kepesertaan JKN di Kantor Cabang Tanjungpinang tergolong baik. 

Meski demikian, Kota Tanjungpinang menjadi satu-satunya wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Tanjungpinang yang belum mencapai cakupan kepesertaan minimal 98 persen untuk meraih status Universal Health Coverage (UHC).

"Untuk Kota Tanjungpinang memang masih menjadi pekerjaan rumah karena cakupan kepesertaannya belum mencapai rata-rata nasional. Namun dari sisi keaktifan peserta, Alhamdulillah rata-rata di atas 80 persen, dengan Kota Tanjungpinang di angka 82 persen untuk keaktifan," kata Jenal. 

Berdasarkan data BPJS Kesehatan, cakupan kepesertaan JKN di Tanjungpinang telah mencapai 97,86 persen dari 241.266 jiwa penduduk per 1 Juni 2026. 

Di sisi lain, daerah lain dalam naungan Kantor Cabang Tanjungpinang, seperti Kepulauan Anambas, telah mencapai 100 persen kepesertaan.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Tanjungpinang, Nara Grace, menjelaskan bahwa kendala utama mencapai UHC adalah sekitar dua persen penduduk yang belum terdaftar. 

Selain itu, terdapat masalah ketidaksesuaian data kependudukan, di mana banyak warga masih tercatat secara administratif namun sudah tidak berdomisili di Tanjungpinang. 

BPJS Kesehatan bersama pemerintah daerah terus berupaya melakukan kegiatan jemput bola dan penyisiran data hingga ke tingkat kelurahan. 

Nara juga menyoroti tantangan terkait kesadaran masyarakat yang cenderung baru mendaftar saat sakit. 

BPJS Kesehatan terus mendorong dukungan semua pihak agar Tanjungpinang segera mencapai status UHC.

Terkini